Siapapun Presidennya, Hiduplah untuk Anda dan dari Anda!!

Apakah Anda setuju kalau saya katakan "Sebagian besar dari masyarakat Indonesia mengharapkan presiden yang akan datang dapat merubah hidup mereka", dan "Sebagian besar juga memilih capres karena mereka ingin lebih baik"?

We are not talking about the national yet. Belum ngomong kemajuan bangsa dan negara, cuma awak dewe tok. Cuma diri sendiri dulu.

Banyak yang berharap Presiden nanti bisa menyejahterakan masyarakat Indonesia, bisa menyediakan lapangan pekerjaan, bisa menurunkan harga BBM, harga sembako, dsb.

Di sinilah mirisnya msyarakat Indonesia di mata saya, bukan Mata Najwa adik saya.

Kebanyakan kita selalu berharap dari pemerintah, pemerintah, dan pemerintah. Salah? Ga juga! Cuma miris dan menyedihkan.

Sehebat apapun pemerintah, kalau mental Individu masyarakatnya mplempem alias pengecut, looser, pengemis, yakin deh, bakalan susah untuk sejahtera semua.

Mungkin Anda bertanya dalam hati, "Siapa elo berani-beraninya ngomong begitu? Elo ngerasa keren? Elo ngerasa hebat?"

Well, saya jawab, I am not anyone, but I never give up my self and depending to government. I live for myself, I have to be good for myself, and my friends, and my family.

Kalau saya mau sejahtera, yang harus saya rubah adalah DIRI SAYA, bukan Presiden, bukan Negara, bukan Pemerintah!

Ga usah pusing mikirin pemerintah yang korupsi, tidur mulu dapet gaji, rekreasi ngabisin anggaran tahunan yang tersisa, jalan-jalan ke luar negri, dsb.

Santai aja, lo komentar-komentar di media online juga yang untung yang punya website, sedangkan lo cuma dapet dongkol dan buang-buang energi.

Saya bukan pesimis, tapi saya yakin yang namanya korupsi di kepemerintahan akan ada sampai kiamat, cuma yakin aja, ga punya bukti, data, dsb, jadi don't argue with me.

Lalu apa dong yang diharapkan dari Presiden.

Saya ga tau apa yang Anda mau, tapi yang saya mau dari Presiden, ya kemajuan infrastruktur negara dulu, it's not hard AT ALL in fact, apa ga bisa ngebuat jalan pantura, lintas sumatera, lebar dan berkualitas tinggi sehingga ga gampang berlobang, ngelupas aspalnya, dan segala macam persoalannya?

Kenapa jalan? Sudah banyak study yang menyimpulkan, majunya negara dimulai dari jalannya. Kalau jalan di jalur pantura aja begitu, gimana dengan jalan-jalan penting dan ga penting namun penting lainnya?

Lalu apa lagi, oke, kestabilan ekonomi, harga produk terjaga, inflasi rendah, dsb, apapun yang bergantung pada keputusan yang di atas, Presiden dan Menteri maksudnya.

Lalu Anda ngedumel, "Nah itu kan untuk kesejahteraan rakyat, katanya jangan bergantung pada Pemerintah?"

Yakin elo mau ngeributin ini? Oke.

Apa yang saya katakan tentang infrastruktur, ekonomi, dll itu adalah untuk kepentingan negara, ga langsung ke individu masyarakat (yang konsumtif, kebanyakan gaya, dan sok-sok-an). Sedangkan yang saya maksud kita ga boleh bergantung pada presiden adalah tujuannya untuk meningkatkan mental kita menjadi lebih baik, mental pengusaha, mental pemberi bukan peminta, dsb.

Of course apa yang dilakukan Presiden dan pemerintah akan berdampak ke masyarakat, tentu saja, kalau ga gitu buat apa ada negara dan pemerintah?!

Yang saya tekankan, pemerintah: uruslah permasalahan negara yang besar dulu dan yang keren, misalnya pembangunan jalan tol Sabang -Merauke, Penghancuran mall dan gedung-gedung di Jakarta (biar ga banjir, wkwk, becanda yang ga becanda), reboisasi hutan, pembuatan taman kota atau bahkan hutan kota, pembangunan fasilitas wisata di SELURUH Indonesia, di sini termasuk transportasi, dsb.

Sedangkan untuk masyarakat: naikkan mental, tingkatkan kualitas diri, jangan terlalu banyak mengharap bantuan pemerintah, dan jangan banyak ngedumel, sayangi energi kita, oke coy?!

Just my two cents. Muha.

0 Response to "Siapapun Presidennya, Hiduplah untuk Anda dan dari Anda!!"

Post a Comment