Hidup Cuman bentar, Nikmatin

Ini nasehat terutama untuk diri pribadi, tapi insyaAllah bermanfaat juga untuk orang lain. Saya buat poin aja ya, lagi males ngarang dan basa-basi.

- Jangan sia-siakan waktu bersama keluarga, Ayah, Ibu, Kakak Adik, Kakek Nenek, Paman Tante, dan keluarga besar lainnya, tapi yang bukan mahrom jangan terlalu deket, misalnya sepupu (ini nyindir seseorang).

- Jangan sia-siakan masa muda dalam keadaan gadis dan bujang. Maksudnya jangan kelamaan nikah, maksimal 25 tahun lah seperti Kanjeng Nabi. Mungkin ada yang ga sependapat, dan itu wajar, termasuk sisi saya yang lain pun ga sependapat. Ada dua sudut pandang dalam hal ini, pikirin sendiri-sendiri aja, lagi males ngebahas detail.

- Masa Enak itu umur 20 - 50 tahun saya kira, manfaatin waktu itu untuk; bermesraan sama istri/ suami, have fun sama anak, kasih manfaat sebanyak mungkin untuk ummat.

- Di umur 20 - 50 juga sebanyak mungkin jelajah negeri dan negara. Biar kalo udah tua gak nyesel dan nyesek. Dunia itu luas, bukan cuma satu benua, bahkan di laut pun ada kehidupan, yakin cuma mau nikmatin benua Asia doang?!

- Semua "rencana kita" itu mau dinikmatin umur berapa? Cepetan lah!

- Uhm... Setidaknya itu poin utamanya. Sisanya ada lebih dari 100 hal yang mesti loe-loe nikmatin sebelum MATI!

- Dunia emang sementara kawan, kenikmatan sejati adanya di akhirat, di surga. Tapi dunia dan keindahan seisinya juga ciptaan Allah yang bisa kita nikmati dan syukuri. Sayang banget kan kalo ga bisa nikmatin dunia yang indah ini, sementara waktu sebelum mati masuk surga yang kita belum tau seindah apa indahnya. Amin ya masuk surga.

- Mau kapan lagi?

Kejarlah Akhirat!! Tapi sambil menikmati indahnya dunia ciptaan Allah ga salah kan?!

0 Response to "Hidup Cuman bentar, Nikmatin"

Post a Comment