Blogging; Kualitas atau Kuantitas?

Hal ini pasti jadi pikiran hampir semua blogger. Terutama blogger matre atau setidaknya blogger yang pengen blognya rame.

Dan pastinya selalu ada dua jawaban, pilihan kualitas, dan pilih kuantitas, loh?!

Gini, kalau mau kualitas, itu enak banget, nulis satu artikel bisa menyamai 10 artikel dengan kualitas biasa saja. Tapi hambatannya adalah persiapan dan bahan yang harus mateng, dan kadang jadi males nulis karena harus perfect.

Kuantitas? Di Indonesia, blog-blog yang ga berkualitas tapi memiliki kuantitas yang lumayan akan tetep dapet visitor juga karena SE belum punya alogaritma yang sempurna. Tapi ga salah juga, asalkan ada info yang didapat meski sedikit, blog ga berkualitas tetep aja menyumbang informasi, termasuk blog yang Anda sedang lihat ini.

Saya? Dua-duanya, jujur saya benci dengan artikel yang ngarangnya keterlaluan demi mendapatkan score SEO tinggi dan menempati halaman pertama SERP. Tapi saya ga bisa menyalahkan karena that's actually works, dan mereka dapat uang dari adsense rutin tiap bulan.

Jadi saya selalu membuat artikel yang di mata saya berkualitas. BTW saya sudah stop menggunakan SEO yang berlebihan, entahlah, secara otomatis saya jadi melupakan poin-poin dalam SEO. Yang penting nulis enak, informatif, udah cukup untuk saya. Mungkin bukan meninggalkan SEO, tapi karena sudah terbiasa dan sudah natural karena saking terbiasanya. Ga ada kata kunci yang dipaksakan, bener-bener natural ngalir seperti nulis bukan untuk SEO.

Apapun itu, yang penting kita yakin apa yang kita tulis adalah yang terbaik di mata kita. Terserah, ga berkualitas itu karena belum terbiasa, lama-lama juga jadi lebih paham, lebih bisa memberikan artikel yang super informatif.

Pokoknya, yang penting nulis, jangan takut artikelnya jelek atau apalah, malah ga nulis-nulis nantinya, ini problem banyak banget blogger. So, nulis, nulis, dan nulis lagi.

0 Response to "Blogging; Kualitas atau Kuantitas?"

Post a Comment