Mati itu Ga Enak

Alright...

Keinginan untuk mati itu datang karena tidak ada keinginan untuk hidup.


Hari ini iseng-iseng nonton film Kill Bill vol 1 dan 2. Di vol 2, si jagoan Beatrix alias Black Mamba dikubur hidup-hidup oleh adik Bill.

Di dalam peti mati, ditimbun tanah sedalam setidaknya lebih dari 1 meter, apa coba yang dirasakan...


Eurgh... coba bayangkan sendiri dah..

Itu masih pake peti mati, lah kalo ga pake, samping tanah, samping ada rongga sedikit yang biasanya ditahan oleh papan. Lama kelamaan papan itu juga pasti akan rusak.

Dikubur dalam keadaan mati itu sebenernya sama aja kaya dikubur idup-idup, setidaknya dalam kepercayaan yang saya anut. Di dalam setelah ditinggal orang-orang yang menguburkan kita idup lagi, entahlah saya ga tau prosesnya gimana. Yang jelas di dalam kubur itu mayatnya bisa merasakan apapun, karena rohnya dibalikin lagi, dan hakikat manusia itu ya roh.

Misalkan kita mendapat taman surga (aamiin amiin amiin ya Allah), ya asik-asik aja di dalam kubur.

Kalo taman neraka, (na'udzubillah min dzalik), disiksa cuy..


Itu ngomongin alam kubur...Sebelum mati, saat proses pencabutan nyawa, itu menurut riwayat sakitnya kaya dikulitin bro... lah cuma lecet atau kena irisan silet aja udah sakit, apalagi dikulitin,

Jadi, mati itu ga enak.. selagi masih idup, cari yang enak-enak, tapi yang enak karena sejatinya enak, bukan enak sementara yaa...

Terus cari bekal sampai tiba ajalnya...


BCC; orang-orang yang mencari artikel tentang "pengen mati", aku pengen mati, aku bosan hidup, ga pengen hidup, pengen mati aja, pengen pergi dari dunia,



BTW, saya sering mendapatkan nilai-nilai dari film, itulah kenapa saya paling suka nonton film, hampir semua genre, iya, semua... mulai kartun, thriller, horror, de el el..

Saya waktu itu iseng bikin Watched Movies atau daftar film yang sudah kutonton, enggak semua sih cuma yang diinget aja, kebanyakan 1-2 tahun terakhir doang, check it out here... WATCHED MOVIES LIST

0 Response to "Mati itu Ga Enak"

Post a Comment