Ide Bisnis Kecil Menguntungkan

Kemarin saya muter-muter di salah satu area pertokoan di Kab Subang. Meskipun relatif kecil, area ini memiliki banyak toko elektronik besar, cabang bank lengkap dan rata-rata besar, serta kegiatan ekonomi yang sangat aktif. Untungnya, mall di sini cuma ada satu. Pusat perbelanjaan yang gedungnya seperti mall pun di sini sangat sepi.

Keliling-keliling itu cari laptop, kalau bisa yang ada fasilitas nyicil alias kredit. Yang butuh laptop itu tante, tapi saya dengan senang hati mau nganterin, sekalian survey harga dan cari ide bisnis, ciyee... gaya banget yah bahasanya.

Setelah menghampiri beberapa toko elektronik yang juga menjual laptop, saya mengambil beberapa kesimpulan seperti yang akan saya ulas di bawah ini.

- Harga laptop di sini mahal dengan pilihan terbatas.

Oke, untuk poin nomor satu ini sebenernya ga perlu keliling-keliling juga udah tau, pasti lebih mahal dari Jakarta. Yang cukup mengejutkan adalah besar perbedaannya.

Ambil satu contoh, laptop Asus dengan prosesor Intel Celeron N2840 yang di Jakarta dijual Rp 3.599.000 di sini dijual Rp 4.300.000,-. Terlihat perbedaan harganya sekitar 700 ribu rupiah, waw banget kan.

Di toko besar yang khusus laptop dan aksesoris, harga laptop dengan tipe tsb berada si kisaran 3.7 jutaan atau hanya berbeda 100 ribuan, jauh banget kan bedanya dengan toko sebelumnya.

Wajar, 100 ribu untuk distribusi dari Jakarta misalnya. Lalu karena toko besar, supplier juga bisa lebih tinggi levelnya, stock isi banyak, jadilah harganya bisa "normal". Tapi sayang, tanpa metode pembayaran cicilan.

- Cicilan di sini Muahal

Saya hanya menemukan satu toko yang kerja sama dengan FIF. Lucunya, toko tsb tidak menyediakan simulasi kredit laptop lewat FIF, dan akan dihubungi oleh FIF ketika nanti jadi beli. Keburu males akhirnya cari toko yang menyediakan langsung harga cicilan.

Ternyata, di toko kedua (dan ketiga), besar cicilan dibandingkan harga laptop cash sangat jauh. Setelah masa cicilan berakhir, harga laptop bahkan lebih dari dua kali lipat. Edun banget dah.


Akhirnya... saya dapat ide untuk menyediakan laptop dengan fasilitas kredit. Harga laptop ditambah 1 - 1.5 juta, lalu dibagi 12 bulan. Bagaimana kita mendapatkan uang?

Ya gitu deh... ini sudah masuk ke strategi permodalan dan manajemen uang. Pilihannya cukup banyak sebenernya. Tau kan kalau sebenernya banyak orang kaya di sekitar kita?

Bisa kita ajak kerjasama dengan pembagian untung misalnya 60 : 40 atau lebih enak mungkin 50 : 50.

Alternatif lainnya adalah bank. Dengan fasilitas pembayaran melalui kartu kredit, mungkin kita bisa mengambil beberapa laptop untuk satu kartu. Meskipun belum teruji keakuratannya, namun ada peluang untuk cicil 0% selama 12 bulan.

Apa yang dijual?

Well... banyak banget yah,, elektronik dengan program cicilan seperti kulkas, mesin cuci, tv, smartphone, dll. Termasuk laptop.

Masalahnya adalah soal bunga.

Kebanyakan sistem cicilan saat ini adalah bergantung pada bunga, padahal elmuha lagi pengen ngejauh dari bunga. Itulah kenapa saya termotivasi untuk menyediakan cicilan dengan sistem tanpa bunga.

Modal kuat, keuangan kuat, manajemen mantap, bikin perusahaan pembiayaan macam oto, fif, adira, dll mah insyaAllah bisa laaaah.

Pengennya saya itu tidak memberatkan dan bisa menyediakan solusi kebutuhan rumah tangga yang KONSUMTIF.

Loh.. kok malah mendukung sifat jelek itu yah... yaudah lah... jangan deh.. biar aja orang-orang kita nyuci pake papan cucian, nonton tv seminggu sekali kalo main ke sodara, pake handphone jadul, dan ga mewah-mewahan. Kayaknya lebih asik ituh hidup,,, ia ga sih?!



Oh iya kelupaan..

Target market!!

Sesuai judul, ide bisnis ini cocoknya buat masyarakat desa, tapi ya jangan desa yang alami desa, tapi desa yang udah kaya kota, gitu lah kira-kira. Desa yang orang-orangnya dah pada gengsi-gengsian harta, dan nyamain orang kota, dan butuh barang-barang mewah. Tapi desa. Kalo di kota mah udah ga butuh ide bisnis ini karena rata-rata kerjasama dengan perusahaan pembiayaan sudah sangat umum dan lancar.

Tapi bukan berarti ga mungkin untuk dijalankan di kota, Mempertimbangkan bunga cicilan yang amat sangat sadis, masih banyak juga orang kota yang pengen harga setelah cicilan itu ga terlalu memberatkan.

Oke deh.. semoga berguna... :)

47 Responses to "Ide Bisnis Kecil Menguntungkan"

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  5. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  6. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  7. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  8. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  9. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  10. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  11. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  12. Saya membutuhkan pinjaman untuk memulai bisnis tahun ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by a blog administrator.

      Delete
  13. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  14. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  15. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  16. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  17. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  18. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  19. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  20. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  21. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  22. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  23. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  24. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  25. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  26. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  27. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  28. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  29. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  30. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  31. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  32. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  33. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  34. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  35. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  36. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  37. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  38. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  39. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  40. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  41. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  42. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  43. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  44. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  45. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  46. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete