Nokia 230, Fakta vs Ekspektasi

Masih banyak masyarakat di dunia ini yang lebih memilih menggunakan handphone dengan tombol fisik, bukan touchscreen. Sayangnya, hampir semua perusahaan pembuat handphone hanya fokus mengembangkan smartphone, entah itu, Android, iOS, atau Windows Phone.

Beruntung kita masih punya Nokia. Meskipun saat ini masih di bawah Microsoft, nyatanya, sebagian besar "basicphone" yang beredar di masyarakat adalah merk Nokia. Selebihnya, Samsung dengan handphone flip yang sangat populer itu :D

Nah, di akhir tahun 2015 ini, Microsoft meluncurkan Nokia 230 dan Nokia 230 Dual SIM dimana keduanya akan mulai tersedia untuk pasar India, Asia, dan Timur Tengah mulai Desember ini. Negara lainnya menyusul di tahun depan.

Nokia 230 Handphone Terbaru Nokia
Sebenarnya Nokia 230 ini bukan "hal" baru. Sudah ada Nokia 208 seharga 750 ribu rupiah yang bahkan beberapa fiturnya lebih baik. Lalu apa saja yang dimiliki Nokia 230 yang harganya konon akan berada di angka $55. Kalau dirupiahkan dengan kurs Rp 13.500 , maka harganya juga akan berada di 750 ribuan. (Jumlah uang yang sama untuk membeli Samsung Galaxy Young 2).

Mari kita bahas spesifikasi dan fitur Nokia 230, diurutkan dari yang paling "menonjol".

1. Dual Camera, dengan masing-masing dilengkapi LED Flash.

Di jaman serba narsis, bahkan ibu-ibu arisan pun, kamera selfie nampaknya sudah menjadi "barang wajib".

Tak perlu khawatir, Nokia 230 dibekali dua kamera, masing-masing resolusi 2 MP, dan masing-masing dilengkapi LED Flash. Flash ini juga bisa difungsikan menjadi Torch atau senter, KHAS Nokia, :D

Senter Nokia 230

Kamera utama di bagian belakang menggunakan tipe focus; Fixed Focus alias tanpa autofocus, dimaklumi meskipun kita berharap sudah autofocus ya. Kamera belakangnya mampu merekam video dalam resolusi QVGA, 320 x 240 piksel saja, lebih rendah dari kamera depan. Resolusi video yang rendah tsb masih menggunakan 15 fps, lumayan. Resolusi video QVGA tentu bakal burem kalo ditonton di laptop 14 inci dengan mode fullscreen, tapi kalau ditonton di Nokia 230, udah lumayan bagus. Sayangnya, Nokia 230 juga lemah di layar, kita bahas nanti.

Kamera 2 MP di bagian depan bisa mengambil video dengan resolusi 480p atau 640 x 480 piksel, ini sangat lumayan. Buat misalnya, bikin video narsis buat diupload ke instagram atau YouTube gak terlalu memalukan.

2. Layar

Spesifikasi Nokia 230
Berikutnya mari kita bahas display Nokia 230. Layar yang digunakan berukuran 2.8-inch, relatif besar ya untuk ukuran basicphone/ feature phone. Sayangnya, dengan resolusi 240 x 320 piksel (QVGA), maksimal jumlah wanrnanya hanya 65 ribu warna/ 16-bit. Ini seperti kembali ke jaman Nokia 6600 (meskipun Nokia 6600 itu bagus, pada jamannya).

Tapi tak perlu khawatir, dengan jumlah warna sebanyak itu, sebenarnya tidak telalu buruk untuk melihat gambar, foto, dan video. Kalau cuma untuk text pesan, browsing, dan yang sebangsanya sih udah lebih dari cukup.

3. Desain dan Body

Ini adalah salah satu alasan kenapa harga Nokia 230 bakal relatif mahal. Back covernya, berbahan aluminium berwarna silver atau dark silver.

Seriously?

Mending fitur lain dilengkapin dari pada buang budget buat material yang lebih mahal dari plastik.

Alright.. alright.. 

Sebagian dari Anda mungkin cukup concern dengan bahan material body, but come on... kalau fitur lain maksimal semua sih, gak apa-apa pakai material apa aja juga.

Tapi.. oke lah.. saya rasa harga aluminium buat cover belakang gak "semahal itu". Kita move on...!

Dimensi Nokia 230 ini 124.6 x 53.4 x 10.9 mm dengan bobot 91.8 g.


4. Connectivity

Ini... INNIIII!!

Ini fitur yang penting gak penting. Tergantung siapa yang pake ini handphone. Kalau ibu-ibu yang don't give a damn about online sih, gak perlu neko-neko. Tapi dengan fitur selfie sebagai salah satu fitur unggulan, harusnya handphone ini sudah dibekali jaringan 3G, atau setidaknya WiFi.

Faktanya, Nokia 230 hanya menggunakan jaringan 2.5G, atau maksimal EDGE dengan uploadnya GPRS. Untuk browsing di Opera Mini atau browser bawaan Bing Search, elmuha yakin udah lebih dari cukup.

Baca: SpeedTest Internet Telkomsel 2G EDGE

Loh.. lalu masalahnya apa...

Iya ya.. apa ya... oh iya... saya tau..

Dikarenakan Nokia 230 ini juga mendukung aplikasi facebook, twitter, dan groupme by skype (whatsapp dan line belum ada kejelasan infonya btw), maka koneksi cepat bakal dibutuhkan.

Udah sih itu doang...

Fitur lainnya relatif lengkap. Ada Bluetooth v3.0 dengan A2DP, ada microUSB v1.1, bahkan ada FM Radio juga buat hiburan tambahan disamping music dan video player.

5. Memory dan Storage

Ini yang menjadi concern saya. Nokia 230 hanya dibekali memory RAM 16 MB. Itu terlalu kecil wahai Nokia!!!

Nokia 208 bahkan dibekali 256 MB internal storage dan 64 MB RAM! Moso ini cuma 16 MB RAM. Ah.. gak asik lo Nokia!

Tapi oke lah.. mungkin OS Series 30+ mereka sudah lebih bagusan, jadi 16 MB RAM aja cukup. Storage bakal mengandalkan microSD atau kartu memory yang dapat menampung hingga 32 GB.

6. Baterai

Ini salah satu andalan Nokia. Kita tahu sendiri bahwa handphone basic Nokia punya kelebihan soal daya tahan baterainya.


Dengan kapasitas 1200 mAh, klaimnya bisa bertahan dalam kondisi standby hingga 27 hari, waktu bicara hingga 23 jam, dan putar musik hingga 52 jam. Not bad.

KESIMPULAN

Fakta: Feature Phone Nokia 230 ini sebenernya cukup menarik, tapi masih jauh dari ekspektasi kebanyakan orang, terutama elmuha. Kalau harganya berkisar di 500 ribuan rupiah sih oke. Tapi kalau sudah di 700 ribuan, terlalu mahal untuk fitur-fitur yang masih kurang memuaskan.

Ekspektasi: Bagi kita, tentu terlihat simpel untuk membuat handphone basic yang bisa memenuhi kebutuhan dan ekspektasi kita. Apa susahnya menggunakan layar yang jumlah warnanya hingga 256 ribu, gak usah muluk2 16 juta warna deh. Apa susahnya membekali memory internal lebih besar. Apa susahnya membekali handphone ini dengan 3G, dengan aplikasi yang lebih lengkap.

Oh ya... mungkin jawabannya, itu fitur-fitur untuk tipe di atasnya! yang akan datang.

Well... oke lah... kalau harganya masuk akal, elmuha jamin bakal laris. Kalau terlalu dekat dengan touchscreen android smartphone, cuma bapak-bapak dan ibu-ibu yang bakal beli. Dimana faktanya mereka sangat betah dengan handphone butut tuanya!!!

So.. what's you next move Microsoft and Nokia?


Images and data: Microsoft.com

0 Response to "Nokia 230, Fakta vs Ekspektasi"

Post a Comment