Terima Kasih HawkHost, Welcome KilatHosting

Mulai host di HawkHost sejak kapan ya, lupa juga euy.. mungkin tahun 2011. Ya setidaknya udah ada 4 tahun host di sono.

---------------------------------
......UPDATE: hari ini. 19 feb, belum ada sebulan saya pake kilathosting untuk web satu ini, harus saya pulangkan lagi ke hawkhost. Ternyata Kilathosting masih mengecewakan, (yeah meskipun saya udah punya firasat ini). Kilathosting untuk web saya sering sekali down, busy, dan gak bisa diakses. Sebulan lebih dari sekali, itu menurutku udah parah banget dan gak layak dipakai untuk web yang sangat aktif alias punya ribuan pengunjung. Membahayakan sih enggak ya, terbukti visitor juga gak turun, tapi ini sering bikin waswas gak tenang dan sering pening kepala kalo lagi down meski bentar dan cuma di device tertentu. Hari ini saya kesel sekali, meskipun cuma beberapa menit sampai gak sampai 1 jam kali yah, atau mungkin lebih dari 1 jam, gak tau dah. Diawali dari waktu abis subuh, kok web ku susah sekali diakses sampai akhirnya connection time out. lalu normal lagi sih ga lama. Padahal abis subuh, dimana itu web masih sepi. Eh, abis jum'atan, kok parah sekali. Semua web saya yang di KilatHosting (2 akun), gak bisa diakses dari laptop. kalo dari hp pake chrome dan mengaktifkan fitur compressing, atau browser lain yang punya fitur serupa, sih bisa diakses. Lalu connection time out, database error, akhirnya saya pindah sekalian itu website ke hawkhost lagi, kebetulan 2 hari sebelumnya saya sewa akun lagi di hawkhost untuk 1 tahun. Jadi ini web numpang di blog aku yang baru. Belum saya putuskan apakah mau ninggalin kilathosting untuk semua blog atau untuk satu blog ini aja. Menimbang blog saya yang lain yang dihost di sini belum terlalu saya urus juga sih. Kesimpulannya, untuk shared hosting, kayaknya saya masih percaya untuk pake perusahaan luar. VPS dan dedicated juga sama sih... wih curhatnya panjang amat......... untuk KilatHosting, mohon perbaiki lagi manajemennya, saya percaya perusahaan Anda selalu meningkatkan kualitas, sukses selalu!........... Kesimpulan saya: KilatHosting cukup recommended, but NOT that much... kalau server bisa lebih stabil tanpa sering down/busy, hosting di sini cukup asik dan memuaskan.
-----------------------------------

Hawkhost ini terkenal sangat tangguh, bahkan dulu waktu jaman autoblog, pun banyak digunakan oleh mastah-mastah, padahal host yang digunakan itu yang shared hosting.

Dan jujur, selama saya menggunakan hawkhost dengan pengunjung 5000 an pengunjung, belum pernah sekalipun kena suspend. Kena warning suspend aja belum pernah. Cuma memang, di cpanel Hawkhost itu agak bikin gak tenang, CPU sering tinggi, IO hampir nyentuh maksimal, dsb. Hingga akhirnya saya putuskan untuk pakai Cloudflare gratisan. (padahal katanya hawkhost emang gitu, cuekin aja)

Lalu kendalanya adalah website yang jadi ada delay saat diakses (setelah pake cloudflare nambah parah). Delay ini cukup membuat risih, beberapa detik di awal, kalau sudah lewat sih akses web cepet, tapi gak enak banget liat itu loading icon chrome yang lambat di awal.

Setelah saya putuskan dengan berbagai pertimbangan, di antaranya pembayaran paypal yang sedang bermasalah sehingga saya perlu menggunakan jasa pembayaran paypal yang rate nya gak kira-kira, lalu persiapan saya buat move-on dari jumlah visitor di bawah 5000.

Saya pikir, dalam beberapa bulan awal ke depan, website saya pasti akan melonjak visitornya, (aamiinin aja :D ) makanya sayang kalo bayar 1 tahun di hawkhost padahal mau pindah.


Selamat Datang CloudKilat (KilatHosting)


Sebenarnya bukan pertama kali host di perusahaan hosting yang relatif baru ini. Sudah beberapa bulan saya sewa KilatHosting yang membuat saya kecewa sebenarnya. Tapi tetap saya mau menguji untuk web yang punya ribuan visitor, kuat apa gak. Kalo kuat, mungkin nanti saya akan host di VPS (VM) CloudKilat-nya.

Problem Migrasi


Saya belum terlalu sering migrasi hosting, dan waktu pindah dari Hawkhost ke KilatHosting ini sebenernya cukup memusingkan meski akhirnya saya temukan solusinya yang sederhana.

#1: Pertama, batas upload file di KilatHosting cuma 100 MB, akhirnya saya upload nyicil dalam beberapa kali kloter, 7 kali kira-kira.

Ratusan MB kuota paket internet terbuang karena beberpa kali error upload.

#2: phpmyadmin di KilatHosting itu bisa dibilang masih yang jadul, ya gak jadul-jadul amat sih, tapi belum mendukung utf84mb.

Ini perlu browsing kesana kemari untuk cari solusinya. Kebanyakan nyuruh rubah versi phpmyadmin. lah lu kira gue yang punya server?! :d

Akhirnya solusinya gampang aja, rename beberapa nama database yang berformat sql di Notepad++. Replace all utf84mb ke utf8. Berhasil deh.

Pergantian dns berjalan cukup mulus, sangat mulus bahkan. Gak ada kejadian website error gak bisa diakses. Semua mulus.

#3: Perlu optimasi yang beda

Masing-masing host itu menggunakan setting server yang berbeda, makanya optimasi website kita pun meski nurutin. Awal test di GTXmetrix, scorenya turun ekstrim, dari 90 ke atas, jadi 30 dan 70.

Akhirnya sih bisa diatasi dan website cepet diakses. Well... yang saya rasakan, meski tanpa optimasi pun, dan meski score di pengujian kecepatan web dapet rendah, website di KilatHosting masih sangat cepat diakses.


Jadi begitulah cerita saya pindah hosting. Saat ini setidaknya ada 5 paket hosting yang saya sewa dari beberapa provider, sebagian besar sewanya murah, cuma beberapa ratus ribu per tahun.

Udah ngebet banget gitu pake VPS dengan minimal dual CPU, 2 GB RAM, SSD powered, dsb... moga-moga cepet kesampaian ya... syaratnya mudah saja, yakni kalau website saya emang uda sepantasnya dihostingin itu..


2 Responses to "Terima Kasih HawkHost, Welcome KilatHosting"

  1. Belum kenal Indoworx nih kayaknya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baru 1 tahun ya, di webnya, aniv 1 th.
      Sepertinya mnjnjikan, altrntif digital ocean.

      Delete