Kisah Pak Haji yang ingin membawa hartanya ke akhirat...

Di suatu desa, ada seorang haji yang terbilang kaya raya... Namun dengan kondisi yang kaya raya, pak haji ini sangat dermawan.

Siapapun yang datang ke rumahnya, lalu meminta bantuan, pak haji langsung membantu tanpa banyak pikir, tanpa eman-eman.

Semakin hari, semakin banyak orang yang datang, pak haji tetap seperti itu. Siapapun yang datang minta bantuan dalam hal ini materi, pak haji langsung kasih, seperti tidak sayang sama sekali dengan uang dan harta pak haji.

Sifat pak haji yang sangat dermawan ini akhirnya membuat sebagian warga sangat penasaran dan ingin berguru ke pak haji.

"pak haji, bpk ini kok kalau membantu orang lain enak sekali, seperti tidak sayang harta, bagaimana bisa pak haji?" tanya salah satu warga yang ingin berguru.

Jawab pak haji, "wah, justru saya ini amat sangat sayang harga-harta saya, sayang uang saya, karena itulah saya ingin membawa harta-harta yang saya miliki ikut ke akhirat nanti!"


Luar biasa bukan?

Pak haji ini sadar betul, harta yang dia keluarkan untuk orang lain, untuk sedekah, pasti akan diganti oleh Allah. Dia tidak pernah keberatan karena justru dia bisa mendapat manfaat besar.

Dia titipkan harta-harta dia untuk akhirat melalui tangan-tangan orang lain. Tentu tidak mungkin kita membawa harga ke kuburan bukan?!

Maka dengan menitipkan inilah, insyaAllah, dia akan mendapatkan kembali di akhirat nanti.


Kenapa pak haji melakukan itu semua?

Karena si pak haji sadar, kita butuh bekal untuk ke akhirat. Kita harus berpikir sekuat mungkin, untuk mengumpulkan bekal-bekal saat kita mati nanti. Apa yang kita bawa ke akhirat? Tentunya hanya amal kita dan amal orang lain yang tak terputus pahalanya untuk kita (jariyah)


Sudahkah kita menyiapkan bekal kita di akhirat nanti? Umur seseorang tidak ada yang tau loh...

bukan surga

0 Response to "Kisah Pak Haji yang ingin membawa hartanya ke akhirat..."

Post a Comment