Menyibukkan Diri.....

Ada satu nasihat yang sungguh memotivasi dimana saya pernah dengar. Meskipun saya lupa, apakah ini dari Firman Allah, Hadist Nabi, atau dari motivator. Saya yakin dari semuanya.

Digabung dengan beberapa pemikiran sederhana saya, berikut teorinya.

Kita semua yang beriman, tentu harus mengimani juga akan adanya takdir kita di dunia ini. Semua yang terjadi, adalah kehendakNya dan merupakan takdir kita di dunia.

Lalu apa yang kita lakukan jika semua yang sudah terjadi dan akan terjadi adalah takdir? Apakah kita santai-santai saja, atau apa, pasrah saja? 

Itu terserah kita.

Jika sudah terjadi, maka kita bisa tau bahwa itu takdir kita. 

Misalnya, jika kita sekarang memutuskan untuk diam, santai, tak melakukan apa-apa, maka besoknya kita akan tau, bahwa takdir kita hari kemarin itu begitu, diam tak melakukan apa-apa.

Pertanyaan saya, apakah kita mau hanya bergantung pada takdir yang kita sendiri belum tau seperti apa takdir kita 1 jam ke depan, 1 hari ke depan, dan 1 tahun ke depan.

Apakah satu tahun lagi kita menjadi orang super miskin, atau malah menjadi super kaya dan suka berderma?

Semua tentu kembali ke apa yang kita lakukan hari ini, besok, dan seterusnya. 

Jika kita melakukan suatu upaya untuk mencapai apa yang kita inginkan, maka secara alamiah, kemungkinan kita untuk bisa meraih keinginan akan semakin tinggi. Begitu juga jika kita memutuskan untuk malas-malasan, maka, bagaimana dan seperti apa jalur kita untuk sukses?

Takdir itu tidak kita ketahui saat ini, tapi kita bisa memilih (secara manusiawi) untuk melakukan apa detik ini, hari ini! Adapun apa yang terjadi nanti, apapun itu, merupakan takdir Sang Pencipta, terjadi atas kehedak Allah.

Jadi, selagi kita menunggu untuk tau takdir kita, mana yang lebih baik, menyibukkan diri, ataukah bermalas-malasan?!!

Please deh!! Jangan lagi mengatasnamakan takdir untuk kita bisa berbuat seenaknya dan malas-malasan dalam hidup.

Sibukkanlah diri ini, maka insyaAllah takdir yang akan datang akan indah. Atau kalau mau begitu-begitu aja, ya sok aja, malas-malasan terus untuk berbuat kebaikan, and by the way, kerja keras itu pun sebuah kebaikan.


0 Response to "Menyibukkan Diri....."

Post a Comment