Kematian yang Mengerikan....

Kalau boleh request, saya pengen kematian saya itu gampang dan nikmat..

Pas lagi tidur tapi sebelum tidur baca do'a dulu, atau pingsan karena lemas lalu mati, pokoknya yang gak ngalamin gak enak dulu...


Tapi tidak ada yang tau bagaimana seseorang akan mati. Ada cerita lucu sih tentang malaikat Izrail :D Tapi saya gak yakin tentang keshohihannya.


Hari ini, saya nonton dan baca berita banyak banget soal kematian...


Mulai dari dibunuh oleh serial killer pas berkemah (di USA sih yang banyak). Lalu mati pas mendaki gunung Semeru, Rinjani, dan gunung lainnya. Juga bencana Tsunami di Aceh dan Jepang yang merupakan Tsunami terbesar abad terakhir....


Kematian yang gak enak lainnya; dilukain begal, tenggelam di kapal laut, kecelakaan kendaraan, terbakar api, ditabrak mobil/motor, atau bisa juga diserang binatang buas daratan dan perairan.


Serem banget kan kehidupan ini kalau kita fokus ke mengerikannya kematian yang tidak "normal".


Untungnya, berdasarkan statistik, kematian terbanyak adalah bukan karena hal2 seperti itu melainkan karena penyakit atau karena organ tubuh yang sudah terlalu tua.


Tapi sayangnya lagi, kematian karena penyakit kronis itu juga gak enak :(

Yang paling enak jadinya, mungkin, mati karena udah tua.


Semua penyebab kematian di atas, semua ada kemungkinan agar kita bisa menghindari, tapi kalau udah takdir sih ya tetap kejadian. Ya setidaknya kita mempersiapkan untuk bertahan hidup dari penyebab-penyebab kematian.


Misalnya mati karena pendakian ke Puncak Mahameru

Cara mengindarinya ya, gak udah naik ke puncak tsb. Orang sama pengelolanya juga dilarang kan. Ya kalau dilarang itu artinya bahaya.

Jika kalian benar-benar cinta alam, saya gak ngerti jika Ranu Kumbolo belum bisa dijadikan puncak penjelajahan, atau Kalimati...


Beda dengan puncak lainnya yang mungkin lebih ringan dari Puncak Mahameru,

Lagi pula, kalau dipikir ya (ini nasehat buat saya sendiri, pendaki jangan pada tersinggung ya, tapi emang ada niatan "nyinggung" kalian sih :D ), mendaki gunung kalau gak ada misi, itu bisa dibilang gak bermanfaat untuk selain diri kita. Cuma kepuasan berada di Puncak Gunung, udah, itu aja?

Kalau misal membawa misi masang pengaman di area Blank 75, atau mungutin sampah mungkin, itu baru keren sih..

Tapi saya tetap yakin, jika kalian sudah sangat terbiasa naik gunung, suatu saat pasti akan sangat dibutuhkan, misalnya gabung dalam Tim SAR.


Atau misal lainnya, mati karena dibegal

Yang lebih sering mungkin dilukain gak sampe mati, tapi tetap aja serem.

Buat wanita, please!!!! Apalagi jika Anda muslimah, ikutilah hukum2 kehidupan yang udah diperintahkan. Keluar sendiri di siang hari aja gak bagus, apalagi malam hari bahkan hingga larut. Please!!!

Yang bingung, orang tua yang harus ke pasar buat jualan atau belanja untuk jualan. Begalnya kok ya tega amaaat gitu, mungkin dalam pikiran gak sadar. Solusinya mungkin ya, jangan terlalu hingga larut malam lah ya pak, buk.

Buat cowok; selalu waspada dan penuh perhitungan, mending selamat daripada cepat tapi terancam.

Buat para aparat dan pemerintah, please!!!!! Selesaikan teror ini secara masif, masa tega sih masyarakatnya hidup gak tentram setiap keluar rumah. Please pak pol dan pak tentara.


Buat contoh2 kematian karena kecelakaan; mungkin ya harus lebih hati-hati, lebih sabar, lebih perhitungan, jangan nekad jangan maksa.


Kalau kematian karena bencana alam, 

sepertinya ini akan terjadi sangat cepat, dan kalau misal kita mati, banyak temannya juga. Tapi ada gak sih cara untuk menghindar?


Tsunami misalnya, sedini mungkin kalian tau, maka langsung pergilah ke tempat kokoh setinggi mungkin. Karena Tsunami akibat gempa itu ketinggian airnya bisa mencapai 30-40 meter, bayangkan tingginya semana, tower dengan 12 lantai.

Kalau ada gempa, keluar dari bangunan atau berlindung di bawah meja yang kokoh.

Kalau ada kebakaran, cari kain dan basahin secepatnya, tutup hidung agar tidak kemasukan udara beracun, cari jalan keluar secepat mungkin.

Kalau ada tornado (angin puting beliung), kalau di USA, rumah rata-rata yang domisili di daerah rawan tornado, dia punya shelter atau bunker bawah tanah gitu. Kita orang indo harusnya bikin juga kali ya...

Kalau ada berita kemungkinan gunung meletus, langsung pindah ke daerah sejauh mungkin dari gunung.

Well, masih banyak sih jenis bencana alam, cara menghindari pun sudah banyak yang mengajarkan.



Bagaimana dengan kematian karena penyakit?

Penyakit apapun itu ada obatnya, dan bisa dihindari sebelum kena. Sayangnya gaya hidup kita sudah sangat bebas dan tidak menyehatkan.

Banyak cara untuk kita agar tetap sehat, elmuha juga udah beberapa kali ikin artikel itu kayaknya. Tapi panjang sih kalau dibahas disini.. Saya yakin anda sudah tau banyak cara, yang penting prakteknya.



Dan..... dari semua itu, yang paling penting dan utama adalah, DO'A!



Serem sih kalau ngomongin kematian, tapi bagaimanapun kita harus siap sedia dengan segala hal yang membentang di hadapan kita. Kita pasti akan mati...


Jadi, selagi masih hidup, ya syukuri dan nikmati segala yang kita punya.


Tenaga, waktu, bagaimana kita ingin memanfaatkan untuk kehidupan dan bekal kita kelak?

0 Response to "Kematian yang Mengerikan...."

Post a Comment