Review Para Pencari Tuhan Jilid 11

Saya pengen ngereview ini sinetron yang udah berumur 11 tahun.

Singkat aja.

Sudah 14 episode ya sampai hari ini, setengah jalan, dan ini yang saya rasakan.

Isi cerita di PPT 11 ini menurut elmuha, terlalu miskin. Miskin cerita.

Secara konsep, saya suka topik PPT 11. Terdampar di pengungsian, bertahan dengan kondisi yang seadanya. Saya suka.

Di awal, saya kaget karena ternyata momen banjir dan terendamnya kampung kincir ini, langsung di episode awal banget. Saya kira di episode2 akhir.

Jadi, tentu saya berharap episode ke depan akan semakin menarik, karena pembukaannya aja udah gitu.

Ternyata belum. Sampai episode 14 ini, saya belum mendapatkan klimaks cerita yang bikin saya bilang, wow.

Katanya, di season ini, salah satu fokus ceritanya adalah perselisihan antara Domino dan Kalila yang sudah Suami-istri. Tapi jujur saja, pengantar cerita perselisihan mereka bikin saya langsung males ngeliyatnya. Masalah orang berduit yang... apa ya... ah pokoknya kurang suka aja. Jajan buat motor, selisih ama istrinya yang butuh persiapan dana lahiran, itu... nyebelin banget.

Eman-eman dengan tokoh Kalila kalo cuma ada perselisihan yang sepele begitu.

Peran Azam dan Aya, sudah elmuha tebak di awal, bakal minim banget. Mereka sibuk, lebih mahal juga kayanya, jadi ya, yang penting nongol.

Bahkan tokoh 3 Bajaj aja belum nongol sampai setengah season. Gpp sih. Bingung juga dengan konsep cerita mereka nantinya.

Bang Jack, well, juga minim nongolnya. Pak Jalal juga minim, padahal tokoh orang kaya yang tidak disukai warga ini biasanya yang paling elmuha tunggu. Tapi di PPT 11 ini naskah Pak Jalal biasa banget.

Konflik Asrul dan Udin, juga adalah yang elmuha tunggu setiap tahunnya. Mereka asik. Tapi keasikan itu mulai sirna sejak PPT 9 ya. Jalan cerita untuk mereka berdua, jadi kurang.

Di PPT 11 juga, sepertinya fokus cerita lainnya adalah pada hubungan mbak Heli dan Barong alias Kucay, eh sapa sih lupa. oh, Qinoy.

Cerita tentang problematika warga miskin di PPT 11 ini ya standar2 aja, karena semuanya lagi ngumpul di satu tempat pengungsian.

Jadi, kesimpulan untuk PPT 11 ini menurut elmuha; miskin cerita!

Tahun lalu sudah mulai miskin, tahun ini bisa dibilang cukup jauh penurunannya. Apa budget kurang atau gimana ga tau saya.

Yang jelas, saya yang seorang Pria normal (insyaAllah) :D dan gampang naksir wanita berhijab, jujur melihat tokoh2 wanita cantik di PPT 11 ini; terlalu cantik untuk sinetron religi. serius.

Gak tau, mereka terlihat lebih cantik dari semua season PPT sebelumnya. Padahal mereka lebih tua kan ya, tapi malah jadi mempesona sekali. Terlalu memanjakan mata elmuha, dan itu gak bagus untuk sebuah sinetron religi..

Aya, cantik banget. Kalila juga. Mira juga. Ibunya Azzam, Bu Lurah baru itu juga. Istrinya mas Agung juga. Dan yang bikin salah fokus, tentu saja Helilintar, apalagi kalau liat keseharian dia, beuh, jangan pokoknya.

Ah, sudahlah.. Ini sudah imsak dari 2 jam yang lalu. Malah jadi ngomongin wanita cantik. batal ntar,

Lagi pula, mungkin bukan mereka jadi cantik, cuma elmuha aja yang jomblo :D jadi penglihatannya berubah.


Kembali ke topik.. ada yang ketinggalan ya.

Soal Hakim yang lupa ingatan, dan Loli yang mengejar2, rasanya kurang mantep aja topiknya. Tapi bolehlah buat seru2an.

Yang elmuha tunggu juga dari sinetron PPT setiap tahunnya, adalah obrolan Pak RT dengan dua temannya. Naskah pak RT dari tahun ke tahun, selalu menarik. Tapi tahun ini, lagi-lagi, miskin cerita, miskin script.

Apakah sinetron Para Pencari Tuhan akan berakhir di angka 11?

Entahlah, mungkin sudah seharusnya diganti total dengan yang baru. Tapi jujur saja, tokoh2 di PPT itu sudah melekat banget, ngangenin tiap tahun, jadi misal bikin baru, atau konsep baru total, misalnya mereka nanti berjuang lagi di kampung kincir yang habis terendam, mungkin ceritanya bisa menarik lagi.

Asalkan itu, cari penulis script film yang bagus. Budget jangan ngirit2 amat lah.

Mau gimana juga, isi cerita dalam sinetron itu, penting banget.


Oke, itu review acak-adut saya soal sinetron Para Pencari Tuhan Jilid 11 hingga episode 14, maafkan kalau ada kata2 yang kurang berkenan ya. Saya coba jujur aja sebenarnya.

Tetap.

Elmuha bakal tetep nonton PPT selagi masih ada. Semangat dan semoga makin berkualitas ya PPT!

Kita tunggu dulu sampai episode akhir :)

Kangen beud ama pos ronda ini.

0 Response to "Review Para Pencari Tuhan Jilid 11"

Post a Comment