Kenapa saya pernah ketagihan BIGO dan ini cara saya berhenti

Ketagihan BIGO itu bukan cuma buat yang nonton, tapi juga bisa buat yang siaran..

Saya pernah 3-4 kali gitu lah ya Live BIGO, dan you know what?! I was feeling good after.

BIGO adalah aplikasi yang entah sudah berapa kali saya UNINSTALL dari smartphone saya, dan lalu INSTALL lagi, dan UNINSTALL lagi, terus begitu bolak-balik..

Apakah BIGO itu bagus?

Menurut saya; ENGGA!!

Jadi kalau ada aplikasi BIGO di HaPe anak Anda, suruh uninstall aja, wkwk...

Serius...

BIGO itu tempat yang di dalamnya banyak "maksiat"... Saya menulis ini pun nanti bisa jadi ada yang terinspirasi untuk mengikuti, tapi saya kira ini konsekuensi memberitahukan hal buruk, pasti ada sisi lainnya...

Maksiat di sini bukan hanya berarti dalam konteks agama, namun secara general; negatif.

Toh aplikasi ini sudah diinstall ratusan juta kali, entah seberapa banyak orang Indonesia yang sudah download.

Saya berharap Anda pengguna BIGO bisa sadar, selanjutnya tentu terserah Anda.

Oke sebelumnya perlu saya tegaskan; Di hampir semua media, apapun itu, pasti banyak maksiatnya, buktinya salah satu platform blogging populer, beberapa waktu lalu resmi diblokir pemerintah.

Saya bisa pastikan, hampir di semua media internet banyak maksiatnya! Termasuk Google dong?

Yah elah... apalagi itu!!!

Semua kak?? Ya, semua, tapi bukan berarti ini lalu menginspirasi Anda untuk cari-cari, stop deh, sebelum nyesel.

Nah, selain banyak maksiat, tentu banyak kemanfaatan juga, banyak yang benernya juga, banyak yang positifnya juga, termasuk Bigo!! hanya, menurut saya, cara nemuin di Bigo itu gampang banget, karena mungkin kurang filter, walaupun kalau ada yang parah, pasti gak akan terlalu lama akan ditumpas oleh Polisi Bigo.

Kembali ke topik, apa yang bikin BIGO begitu bikin nagih?

1. Wajah kita semakin mempesona, bener!

Yang saya tahu (karena tak terlalu banyak pengalaman), filter kamera BIGO adalah terbaik dari semua yang terbaik, best of the best... Bikin wajah cantik rupawan, tampan budiman, namun tetap natural.. gak lebay...

Yang mukanya agak cantik, jadi cantik banget.. Yang biasa saja, jadi agak cantik... Yang jelek, ya... kadang tetep jelek sih.. Hush!! gak boleh menghina!!! Ciptaan Tuhan!

Jerawat itu bisa hilang, muka yang kayak parutan, bisa mulus, ini seriusan.. Kok elmuha bisa tau begitu..??

Karena... sesempurna-sempurnanya filter, tetap akan ada sisi bolongnya.. Jadi pas dari depan gitu kan mulus banget, lalu agak nyamping, dan cahayanya kurang, maka akan terlihat kekasaran wajah pada si cantik..

Jadi buat para pria... tolong... jangan tertipu!

Muka saya, however... kalau di kamera Bigo, itu sekitar 20% lebih tampan jutawan... mulus dan tambah putih..

karena alhamdulillah tanpa filter Bigo juga udah tamvan dari lahir.... hahaha... Ya Allah, kurangi kenarsisan diriku, aamiin..

Wajah yang tambah cakep ini bikin pengguna yang pernah Live, mungkin jadi ketagihan ngelihat wajahnya yang lebih cantik itu...

Para penonton, tentunya jadi ketagihan juga lihat yang cantik2.. dan mungkin tampan2.. Tapi kalo cewek kan setau saya lebih concern ke soal HATI daripada WAJAH, ya kan ya...

Allah memang adil....

Pria jelek pun bisa dapat wanita cantik... hmm.... Yang ganteng, banyak yang dapat biasa saja...

Nah loh, berarti banyak pria yang lebih concern soal HATI juga dong???

Oh ya tentu... Buktinya elmuha jarang tuh fall in love ama yang paling cantik di kelas atau sekolahan, seringnya gak peduli sama sekali ama "bintang" sekolah, boro-boro tau nama apalagi kenal.

Coba deh jawab, Pevita itu cantik banget gak?

Enggak kan?

Nah itu buktinya!!

Kok saya bisa naksir Pevita ketika ada buanyak wanita cantik lainnya??? wkwk...

2. GEDE Duitnya!!!

Ya, BIGO ngasilin duit.. Sayangnya, dengan cara yang kadang gak etis bahkan menjijikkan!!

Wuih, bahasa saya kok keras banget ya...

Ya bukan menjijikkan sih, apa ya... Keterlaluan mungkin ya...

Penonton beli diamond di Bigo, lalu ngasih Gift ke yang Live atau siaran, dan Gift itu akan converted menjadi Beans, dan ini bisa dirupiahkan.

Itulah kenapa mereka pada, rajin minta ampun, siaran gak kenal waktu...

Duit adalah motivator terkuat, mungkin...

Kalau gak ada duitnya, saya kok ragu mereka mau sampai "segitunya" Live di Bigo..

Jadi ini positif dong kak???

Hmm... kalau menurut elmuha sih, hanya sedikit saja positifnya, lebih banyak enggaknya... Kalau bahasa "kita", Gak Toyyib duitnya.

Apakah semua yang siaran itu mentingin duit?

Tentu enggak!

Buktinya saya 4-5 kali Live gak ngarepin gift sama sekali.. Dan yang seperti saya ini buanyak banget!

Biasanya kelihatan lah ya, mana yang bertujuan cari gift, mana yang gak sama sekali, mana yang sedang-sedang, alias ngarepin gift tapi gak minta-minta.

Menjadi penyiar di Bigo itu sudah menjadi Pekerjaan bagi banyak orang..

Mereka, apalagi yang ada status Official Host, rata-rata bilang bahwa mereka kerja, kerjanya ya di Bigo... ini fakta..

3. Ikatan EMOSIONAL

Ini!!!

Ini adalah faktor yang mungkin orang gak sadar, padahal menjadi faktor dominan dari semuanya.

Pernah gak kalian, beberapa tahun lalu waktu radio masih jaya-jayanya, kalian ngangenin satu penyiar radio yang mungkin bersuara merdu dan nenangin hati?? (padahal mukanya sih.... gitu)

Nah ini sama kaya Bigo...

Penonton di Bigo yang sudah agak lama, dan lebih stabil alias bukan PasCol (harap hubungi saya untuk Anda yang tidak tau arti kata ini, wkwk), biasanya nonton siaran para host itu karena kangen, bukan cuma karena ingin melihat keindahan..

Jangan heran kenapa ada host yang mukanya pas-pasan, bahkan menurut saya ngeselin, hampir seperti muka pengen digampar, apalagi yang merubah tampilan orientasi seksual (edan bahasanya sopan banget ya elmuha), tapi banyak fans-nya...

Saya yakin itu karena ikatan emosional tadi...

Rasa sayang karena biasa... Biasa nonton jadi merasa dekat dengan sang Host...

Yang ngasih gift bejibun2, pun punya tujuan yang sama, sebagian ingin menunjukkan seberapa peduli dan sayangnya mereka ke Host, dan mungkin berlomba-lomba dengan fans lainnya untuk menjadi Top Fans tertinggi, tentunya harus yang paling getol menggelontorkan kucuran gift-gift mahal setiap harinya...

.........................................

BIGO, adalah transformasi dari berbagai media penyiaran online yang paling bisa memenuhi kebutuhan penggunanya... Saya tau beberapa aplikasi atau portal lain sebelum BIGO, dan menurut saya, BIGO menggabungkan semua kelebihan berbagai media yang ada sebelumnya, dalam satu tempat; Bigo!

Prediksi para Host terpopuler Bigo beberapa bulan bahkan tahun lalu; BIGO akan segera pudar keeksisannya... Seperti berbagai portal penyiaran yang ngetren sebelumnya!!

Guess what?!!

Sampai detik ini; BELUM..!

Bigo masih menjadi sebuah aplikasi raksasa yang belum nampak keruntuhan penggunanya...

Lalu, BAGAIMANA cara saya untuk stop menggunakan aplikasi BIGO??


Sebelumnya, kenapa harus berhenti?

Karena;

Bigo menguras waktu kita!

Banyak "maksiat" di dalamnya!

Sedangkan bagi penyiar yang sudah rutin mendapatkan duit gede dari Bigo, mungkin alasan stopnya perlu dibuatkan artikel sendiri. Berhubung saya belum menjadi itu, dan gak pengen, maka saya tidak memiliki kapasitas untuk membuat artikelnya.

Cara saya berhenti saat ini hanya satu cara;

UNINSTALL aplikasinya!

Ya, kapan-kapan pengen lagi INSTALL, maka cepet-cepet buat UNINSTALL lagi...

Apakah ada cara yang lebih jitu dan "berpendidikan," wkwk....

Mungkin ada.

Tapi judulnya kan, "Cara saya berhenti"

Maka cuma itu cara yang bisa saya lakukan.

UNINSTALL!

Termasuk saya juga sering uninstall (install lagi dan lalu uninstall lagi) Hooq, Instagram, serta beberapa Social Media populer.

Bagaimana dengan peran pemerintah yang diharapkan?

Percaya atau tidak, Bigo berbasis Web itu pernah diblokir, lalu ganti domain dan saya lihat tak pernah lagi diblokir.

Sedangkan aplikasi, saya belum pernah sekalipun terblok untuk mengaksesnya...

Apakah perlu diblok???

Ya perlu sih perlu aja kalau menurut saya, tapi alasannya gak kuat, jadi saya ragu bisa diblokir..

Karena, Polisi BIGO sudah lebih ketat, meskipun ya tetap saja, standar "Gak Sopan"nya Polisi Bigo kan beda ama kita-kita, apalagi kita terdidik sebagai warga "ketimuran"...

..........................

KOK bisa elmuha hapal banget persoalan BIGO??

Sebenernya enggak, saya cuma tau secuil..

Tapi okelah, mungkin kelihatan banyak, well, seperti saya katakan di judul, saya pernah ketagihan Bigo, karena.... alasannya adalah karena; aku kesepian... wkwk...

Itu menyedihkan sekali, hahahaha....

Gak sih...

Apa ya, BIGO itu... hmm... nagih... ya kalo ketagihan mah siapa aja juga bisa terjerat dan lalu sulit keluar.

Saya sering suka kangen ama beberapa Host, karena lucu sih seringnya... Beberapa karena, hmm... kasi tau gak ya....; bikin adem.

Ikatan emosional seperti itu berhasil membuat saya dan puluh/ratusan juta pengguna lainnya juga merasakan hal yang sama.

Saya untungnya selalu uninstall duluan sebelum action beli diamond, wkwk... takutnya malah jadi ketagihan nyawer diamond, bahaya brur!!! padahal beberapa kali sudah klik tombol beli, beli, tapi gagal terus proses verifikasi dari Play Store-nya. Saya bersyukur :D


Soal BIGO, saya yakin akan selalu ada beberapa sisi, minimal dua, setuju dan gak setuju, suka dan gak suka, dan seterusnya...

Berpikirlah dengan bijak, lalu bertindak dengan mantap!!!

Sampai jumpa!!!

0 Response to "Kenapa saya pernah ketagihan BIGO dan ini cara saya berhenti"

Post a Comment