Bisnis Online Masih Dianggap Bisnis Main-main?

Reflek saya langsung nyengir setelah nulis judul di atas.

Teringat beberapa ucapan yang pernah saya dengar. 

Jujur saja kadang mengesalkan, tapi ya lalu maklum. Karena mungkin belum terlihat hasilnya, meskipun benar-benar sudah menghasilkan.

Orang itu, kalau belum mbawa pulang Pajero atau Fortuner, mungkin belum dibilang sukses. Berat banget kan perjuangan para penggelut di bidang wiraswasta.

*Pembawa keberuntungan by OTO.com

Padahal, menghasilkan ya tetap saja maknanya; MENGHASILKAN!

Tak peduli seberapa kecil atau besar, tetap menghasilkan.

Kok gak gede-gede dapetnya???

HELL-OOOO!!!!

Memangnya Tokopedia dan Lazada yang gede itu udah dapet untung? Udah balik modal? udah BEP?

Gak tau saya juga, sama.. 

Tapi denger-denger sih belum. Entahlah.

Modal mereka guede pake banget 3x, suntikan dari investor besar. Sedangkan pendapatan dibanding pengeluaran sepertinya belum sebanding. 

Sedangkan saya, ya udah balik modal puluhan bahkan ratusan kali lipat. 

Nah loh, berani-beraninya bandingin diri sendiri ama perusahaan gede sekelas ToPed dan Lazada?

Iya, maap..

Ya setidaknya kalian ngerti lah maksud saya gimana..

Bisnis Online, menghasilkan. Titik!

Hanya saja, kalau main sendiri... ya prosesnya seperti merayap.

Jangan pernah berharap 1-2 bulan udah dapet penghasilan gede. Mustahil.

Kalau beberapa tahun yang lalu bisa sih.. 

Kalau sekarang, semua butuh proses yang lebih lama. Bisa sih cepet, tapi secepet-cepetnya ya lama juga.

Beda dengan bisnis offline, buka lapak hari ini, mungkin sudah balik modal di hari yang sama. Atau bisnis online yang seperti bisnis offline seperti misalnya jualan barang fisik, buka jasa... dsb.

Bisnis online itu seperti merintis, lalu tanpa diduga2, ada order, bisa itu order jualan kita, atau order kerjasama, dengan bayaran tentunya.

Btw, Lazada yang kita bicarakan di atas itu, pernah nyumbang pendapatan saya juga kok. Jadi ya secara gak langsung saya mendoakan mereka sukses sih.

Yang bikin sedih itu biasanya gini;

Udah begadang tiap hari, tidur kurang, mata merah, muka pucat, pantat tepos, pinggang menggigil, jari bengkak... Eh dibilangnya "cuma mainan laptop"

Kan KZL ya gak sih?!

Jujur saja saya gak tahan buat marah-marah kalau dibilang "mainan laptop"... ya dalam hati sih marah2nya.

Please lah, kalau main-main sih bukan pakai laptop, serius. 

Enakan pakai hengpon sambil tiduran ya kan, sambil ketawa-ketiwi bareng temen di cafe ya kan....

Lah ini, ngetik artikel sampai jari-jari tangan hilang rasa, dibilangnya main-main, weleh-weleh...

Sedih saya...

Oke.. oke...

Mungkin memang mereka benar.. Pekerjaan ini tidak seharusnya dijadiin pekerjaan utama.

Masalahnya gini, dijadiin pekerjaan utama aja suksesnya lama, apalagi sampingan??

Nyengir lagi kan jadinya...

Saya jujur saja tidak pernah bermimpi untuk tiap hari bermain-main dengan laptop (seperti kata mereka; main), saya inginnya itu apa ya... berkebun... memancing... build something... and many other interesting activities...

Hanya... mungkin yang bisa saya lakukan sekarang adalah ini..

Ya, as simple as that..

Because, this is the thing that I can do.. that I am good at, maybe.. I am not even sure that I am good at it.

Percayalah, saya tak pernah main-main..

Begitu juga dengan mereka yang berjuang tiap hari bertempur di dunia maya.

Mungkin teman Anda, pasangan Anda, anak Anda. 

Awalnya bisa jadi cuma main-main, tapi jika omongannya sudah tak pernah lagi soal iseng-iseng aja, mungkin itu memang yang sebenarnya, mereka sudah serius.

Serius itu membosankan... Kadang yang main-main malah lebih menghasilkan..

Tapi ya begitulah jalannya... Tak bisa semuanya harus sesuai kehendak kita.

Tak perlulah menuntut ini menuntut itu, ketika semua orang punya jalan masing-masing, punya pertanyaan tentang dunia ini juga masing-masing..

Mereka harus menjawabnya dengan jawaban berbeda dari teman-teman manusia lainnya di bumi ini.

0 Response to "Bisnis Online Masih Dianggap Bisnis Main-main?"

Post a Comment