Belajar Egois

Egois tu apa toh?

Ya kalau saya yang nerjemahin, gampangnya; mementingkan diri sendiri.

Terus kok saya pengen belajar biar jadi egois?

Karena oh karena... berjudi itu haram!

.....

Cobalah kita jujur saja... sudah naturalnya memang semua dari kita itu egois.. kalau gak egois, bagaimana kita bisa kemudian membantu yang lain? Tetap saja, langkah awalnya adalah mementingkan diri sendiri dulu..

Ya toh, ya toh??

Kadang saya gak suka ketika dengerin cerita, salah satu anggota keluarga, yang menurut saya kok egois banget.

Tapi kalau direnungi lagi, ya orang lain juga begitu. Semuanya mungkin begitu.

Kita hanya mencoba sekuat tenaga untuk melindungi diri kita, dan melindungi keluarga.. Salah satu caranya adalah dengan mengabaikan orang lain yang bukan prioritas kita.

Kok jahat banget?

Jahat gak jahat sih, tapi naturalnya manusia ya begitu ya...

Apakah seharusnya kita sedekah semua harta kita dikasihkan ke orang-orang yang lebih membutuhkan?

Kan gak ada ustadz yang ngajarin gitu kan?

Bahkan wasiat orang meninggal saja maksimalnya 30% sazaaaa dari harta yang ditinggalkan.... atau 1/3 saya lupa euy.

Sisanya adalah hak ahli waris alias keluarganya..

Ada satu kisah, ketika Rasulullah melihat orang yang sangat sukses bisnisnya lalu ditanya, apa yang kamu lakukan sehingga bisa begitu sukses? (ya kira2 gitu yaa... )

Lalu pebisnis itu jawab; "saya pakai 1/3 penghasilan untuk tambahan modal usaha, 1/3 lagi untuk keluarga saya, dan sisa 1/3 lagi untuk saya sedekahkan!"

Dan lalu Rasulullah berkata; barang siapa melakukan seperti yang orang ini lakukan; dia akan sukses juga seperti dia.

Maafkanlah penyampaian Qoul Rasulullah yang tak sesuai hadist, saya cuma cerita intinya saja gitu loh.. Maklumlah blogger abal2.

Jadi... ajarannya memang begitu.. Wajib sedekah alias Zakat saja hanya sekitar 2.5%. Dan ukuran sedekah sunnah itu tidak ada minimal atau batas paling banyaknya. Namun yang ada; idealnya hingga 1/3 saja untuk diberikan ke orang lain.

Dari situ saja sudah jelas bahwa keluarga kita itu lebih utama. Bagi yang belum berkeluarga; ya kita sendiri yang lebih berhak untuk menggunakan harta penghasilan dibandingkan orang lain.

Ngono loh maksud saya kenapa saya pengen belajar egois..

Tapi tentu saya tak bisa sehebat itu membagi 1/3 penghasilan untuk disedekahkan.. Mudah2an suatu saat bisa lah ya..

Sekarang; saya cuma pengen egois untuk mengumpulkan harta untuk kemakmuran diri sendiri dulu.. Dengan tentu saja menunaikan kewajiban2 yang sudah jelas ukurannya.. Serta bonus2 sedekah yang bisa menyenangkan manusia..

Yah.. saya baru mampunya begitu.. Gampar saya kalau ada salah-salah kata...



Mohon share jika dan hanya jika info ini bermanfaat atau menginspirasi :)

0 Response to "Belajar Egois"

Post a Comment